Rabu, 26 November 2014

saat kita nyaris tak percaya bahwa roda nasib memang berputar

Pernah kita sama-sama susah,terperangkap di dingin malam,terjerumus dalam lubang jalanan,digilas kaki sang waktu yang sombong,terjerat mimpi yang indah lelah,,
pernah kita sama-sama rasakan panasnya mentari hanguskan hati,sampai saat kita nyaris tak percaya bahwa roda nasib memang berputar,sahabat masih ingat kah kau..
sementara hari terus berganti,engkau pergi dengan dendam membara di hati
cukup lama aku jalan sendiri,tanpa teman yang tak sanggup mengerti,hingga saat kita jumpa hari ini,tajamnya matamu tikam jiwa ku
sementara hari terus berganti,engkau pergi dengan dendam membara di hati